Tag: tkislamalazhaar

  • KUNJUNGAN EDUKATIF KE MASJID AGUNG AL-MUNAWAR DAN PERPUSTAKAAN TULUNGAGUNG

    Foto peserta didik TK Islam Al Azhaar Tulungagung bersama Ibu pengurus perpustakaan daerah Tulungagung

    Pada hari Jumat, 25 September 2026, peserta didik TK Islam Al Azhaar Tulungagung melaksanakan kegiatan kunjungan edukatif ke Masjid Agung Al Munawar dan Perpustakaan Daerah Tulungagung. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada anak-anak melalui kegiatan keagamaan, pengenalan lingkungan perpustakaan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap buku dan budaya membaca.

    Kedatangan dan Kegiatan Pembukaan

    Kegiatan dimulai pada pukul 07.30 WIB. Anak-anak tiba di Aloon-Aloon Tulungagung dengan penuh semangat. Setelah seluruh anak berkumpul, mereka berbaris bersama dengan tertib.

    Untuk mengawali kegiatan, anak-anak melakukan kegiatan berhitung 1–30 menggunakan beberapa bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Bahasa Jawa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan bersama-sama menyebutkan Asmaul Husna.

    Kegiatan pembukaan berlangsung dengan suasana ceria dan penuh semangat.

    Kunjungan ke Masjid Agung Al Munawar

    Pada pukul 08.00 WIB, anak-anak berjalan bersama menuju Masjid Agung Al Munawar. Setibanya di masjid, anak-anak diajak untuk melakukan dzikir bersama. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan melaksanakan shalat Dhuha berjamaah.

    Melalui kegiatan ini, anak-anak mendapatkan pengalaman untuk melaksanakan ibadah secara bersama-sama sekaligus belajar menjaga ketertiban dan adab ketika berada di lingkungan masjid.

    Kunjungan ke Perpustakaan Daerah Tulungagung

    Setelah selesai melaksanakan kegiatan di masjid, pada pukul 08.30 WIB, anak-anak melakukan foto bersama di depan Masjid Agung Al Munawar. Selanjutnya, anak-anak berjalan menuju Perpustakaan Daerah Tulungagung.

    Sesampainya di perpustakaan, anak-anak disambut dan diperkenalkan kepada Ibu Asih, selaku petugas perpustakaan. Ibu Asih kemudian mengajak anak-anak berkeliling untuk mengenal berbagai bagian yang terdapat di perpustakaan.

    Anak-anak terlihat antusias ketika diajak mengenal lingkungan perpustakaan. Mereka mendapatkan pengetahuan mengenai tempat dan fungsi berbagai bagian perpustakaan serta pentingnya menjaga dan merawat buku.

    Setelah berkeliling, anak-anak diajak menyaksikan video pendek yang mengangkat cerita Bawang Merah dan Bawang Putih. Anak-anak menyimak cerita dengan penuh perhatian.

    Selesai menonton video, anak-anak diberikan kesempatan untuk memilih buku yang mereka sukai. Dengan penuh antusias, anak-anak mengambil buku pilihan masing-masing dan mulai membaca. Kegiatan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengenal berbagai jenis buku dan menumbuhkan minat membaca sejak dini.

    Pada pukul 09.30 WIB, anak-anak keluar dari perpustakaan dan kembali menuju Aloon-Aloon Tulungagung. Sesampainya di Aloon-Aloon, anak-anak menikmati snack bersama.

    Kegiatan makan bersama berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan. Anak-anak juga belajar untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya setelah selesai makan.

    Penutupan

    Pada pukul 10.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan kunjungan selesai. Anak-anak kemudian dipersilakan untuk pulang.

    Kegiatan kunjungan ke Masjid Agung Al Munawar dan Perpustakaan Daerah Tulungagung berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Melalui kegiatan ini, anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan di luar kelas, mulai dari pembiasaan ibadah, mengenal lingkungan masjid, hingga mengenal perpustakaan dan membangun kecintaan terhadap buku.

    Semoga kegiatan kunjungan ini dapat memberikan pengalaman yang berkesan bagi anak-anak serta menumbuhkan karakter religius, disiplin, mandiri, dan gemar membaca sejak usia dini.


    Report: Fina Dewi R., S. Psi

  • Reportase Acara Majelis Dzikir Jama’i, Tafakkur min Ayatil Qur’an LPI AL AZHAAR TULUNGAGUNG

    Ahad, 20 September 2026
    Bersama: Habib Hilmy bin Jakfar Baraqbah & Kyai Saifudin Juri S.T.

    Acara dibuka dengan pembacaan Surah Al Fatihah yang dipimpin oleh pembawa acara kemudian dzikir jama’i yang dipimpin oleh Ustad Toha. Dilanjutkan dengan rangkaian-rangkaian acara :

    1. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh santri SMP Islam Al Azhaar Tulungagung Ananda Akmal dan Firnas
    2. Sambutan pengasuh Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung oleh K.H. Imam Mawardhi Ridwan. ” Bersama – sama mengawal program unggulan Al Azhaar yaitu semua yang berkaitan dengan Al Qur’an, karena Al Qur’an adalah sumber dari segala pengetahuan dan segala obat dalam menyelesaikan semua permasalahan ” .
    3. Mau’idhoh Hasanah oleh pengasuh Pondok Pesantren Al Mubarok Kediri Kyai Saifudin Juri S.T. dengan tema ” Tafakkur min Ayatil Qur’an “.
    • Hadir dalam majlis adalah nikmat yang paling luar biasa , dan harus diiringi dengan niat tolabul Ilmi dan mahabbah terhadap Nabi Muhammad. Dalam suatu ayat disebutkan, ” Barang siapa yang mencari ilmu meskipun hanya sedikit, diamalkan atau tidak , itu lebih baik daripada melakukan sholat sunnah 1000 rakaat “.
    • Hadir dalam majlis dzikir dan majlis ilmu itu adalah barokah. Dalam bekerja kita juga akan diberikan keberkahan. Nabi Muhammad SAW bersabda : ” Akan datang suatu masa pada ummatku yang mana orang-orang akan mnjauhi para ulama dan fuqoha “. Karena Suatu saat akan banyak seseorang yang menjauhi para ulama dan fuqoha “.
    • Setelah itu Allah akan menurunkan 3 Musibah, yaitu:
      a. Allah akan mengangkat barokah kerjanya. kerja yang dilakukan terus menerus untuk mencari dunia tidak ada yang diberkahi. Sebaik-baik Rizki adalah Rizki yang diberkahi meskipun hanya sedikit.
      b. Allah akan menurunkan pemimpin yang dzolim.
      c. Dikeluarkan dari dunia tanpa membawa iman, “na’uzubillah min dzalik “. Kita harus selalu tafakur, tafakur tentang apa yang menjadi penghalang di hari kiamat, karena cepat atau lambat semua akan mengalaminya. Imam Malik berpesan dalam kitab Alfiah, seseorang yang tdak mengingat kematian adalah orang sesat yang nyata.
    • Bagaimana dengan tafakur menambah keimanan? Diceritakan dalam kisah Nabi Ibrahim dalam bertafakur mencari Tuhannya. Pertama, Nabi Ibrahim merenung melihat sebuah bintang dan menganggap bintang adalah Tuhan, tetapi ternyata bintang bisa hilang. Kedua, Nabi Ibrahim melihat bulan, dan bulan bisa lenyap. Ketiga Nabi Ibrahim melihat matahari yang panas dan dahsyat, ternyata matahari bisa terbenam. Dari kejadian itu Nabi Ibrahim keluar dari kaum penyembah matahari. Dari semua kejadian Nabi Ibrahim menghadapkan diri kepada dzat yang menciptakan langit dan bumi. Dan iman Nabi Ibrahim sangat mantap karena melihat kuasa Allah, Nabi Ibrahim bisa menghidupkan burung yang sudah mati atas kuasa Allah.
    1. Melantunkan sholawat bersama Habib Hilmi bin Jakfar Baraqbah
    2. Mau’idhoh Hasanah oleh Gus Jalaluddin Alawi
    • Adakah kesunahan yang sudah kita lakukan sesuai kesunahan Nabi Muhammad? Kita harus meniru kesunahan Nabi Muhammad SAW karena beliau adalah sebaik-baik manusia, sikapnya, sifatnya, perangainya, amalan”nya. Seperti menyikapi istri, dalam suatu kitab disebutkan bahwa para ulama menyebutkan se sholihah”nya wanita ya tetap wanita, yang suka crewet, dll
    • Hubungkan diri kita pada Nabi Muhammad, seperti mengikuti amalan” Nabi Muhammad, seperti, adab memakai sandal, adab keluar masuk masjid , dan adab keluar masuk kamar mandi. Mari kita selalu mengikuti jejak Nabi Muhammad. Semoga kelak kita di akhir hayat dipimpin oleh Nabi Muhammad membaca syahadat.

    Penutup

      • Mahalul qiyam
      • Do’a penutup oleh Kyai Luqmanul Hakim

      Reporter : Ustadzah Rosi dan Ustadzah Isna