Kategori: Uncategorized

  • Belajar Origami Menyenangkan di TK Islam Al Azhaar

     

     

    Para santri TK Islam Al Azhaar tulungagung sudah menunggu dengan rapi, siap menerima lembaran kertas Origami yang akan diberikan oleh Ustadzah. Para santri sangat exited menantikan kegiatan seni melipat kertas ini. Apa yang akan mereka buat hari ini ya? apakah binatang, atau bentuk  benda lainnya. 

    Siapa yang tidak mengenal kesenian origami? Hampir semua orang mengenal ketrampilan melipat yang berasal dari negara jepang ini. dikutip dari buku seni Origami (2008) karya Hira Karmachella, origami adalah seni melipat kertas atau sesuatu (menampilkan bentuk dari burung, serangga dan bunga) yang dihasilkan dari melipat kertas.

    Ustadzah sudah membagikan kertas origami warna warni kepada para santri. Mereka sangat antusias memilih kertas warna apa yang disukai. Kegiatan yang melibatkan anak dalam menentukan apa yang disukai ini dapat membangun rasa percaya diri, mengajarkan anak rasa bertanggung jawab, anak merasa lebih berharga dan membuat mereka bernai menyelesaikan masalah sendiri.

    Kertas sudah dibagian oleh ustadzah, para santri TK Islam Al Azhaar tulungagung mulai melipat sesuai instruksi yang diberikanoleh ustadzah. Beberapa ada yang bingung, ada yang sudah langsung berhasil tapi semua anak merasa senang dan mau berusaha menyelesaikan kegiatan melipat Origami ini. Sesuai tema pelajaran pekan ini, anak – anak melipat bentuk topi. 

    Kegiatan Origami yang dilaksanakan oleh para santri TK Islam Al Azhaar ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan ketrampilan motorik halus dan kemampuan otak anak, mengembangkan imajinasi, konsentrasi, estetika, belajar menyelesaikan masalah dan Origami ini adalah kegiatan yang menyenangkan.

    Inna Safitri

    TK Islam Al Azhaar Tulungagung

    15/1/2022 

  • Teteskan Air Mata! Lihat Bocah-bocah Praktek Hafalan Alquran

    Ahad, 28 Nopember 2021 sebanyak 7 santri TK Islam Al Azhaar Tulungagung menuntaskan hafalan Al Qur’an juz ke 30 atau juz amma.

    Santri bocah yang sudah hafal juz ke 30 diwisuda oleh Lajnah Tahfidzul Qur’an Al Azhaar. Santri yang masih lucu-lucu semakin menjadi qurotaa’yun saat terampil dan fasih menghafal juz 30 Al Qur’an.

    Para orang tua meneteskan air mata menyaksikan kemampuan para santri. Mereka bersyukur dan terharu

    Kepala TK Islam Al Azhaar, Ustadzah Sholihah menjelaskan pencapaian calon hafidz kecil ini berkah kerja sama yang optimal antara orang tua dan para asatidz.

    Al Azhaar Tulungagung dapat lesensi khusus dari Mesir, yaitu metode Tahfidz Al Qur’an Tabarok.

    Metode karya Syeich Kamil Mesir dikembangkan di Al Azhaar Tulungagung untuk mengantarkan tahfidz kecil. Tentu kesempatan yang emas ini harus dimanfaatkan oleh semua pihak lapisan masyarakat.

    Lebih lanjut ustadzah yang juga pengasuh Pesantren Hamalah membeberkan potensi generasi emas kita dalam menghafal Al Quran.

    Para pembimbing harus telaten dan sabar. Kuncinya sabar dan istiqomah serta bersungguh-sungguh.

    Dalam sambutan penghantar, KH. Imam Mawardi Ridlwan berharap terwujud gerakkan mengkader penghafal Al Qur’an sejak kecil.

    Gerakkan ini tanggung jawab semua pihak. Para orang tua yang masih punya generasi emas, generasi PAUD dan TK dapat memanfaatkan fasilitas Metode Tabarok Mesir.

    Para orang tua bertugas untuk istiqomah mendampingi di rumah dalam menjaga hafalan para santri. Anak yang sudah hafal Al Qur’an akan menjadi penolong orang tua.

    Perwakilan orang tua santri Al Azhaar, Bapak Ulil Abshor menekankan pesen untuk dirinya dan orang tua lainnya untuk mendampingi murojo’a santri.

    Beliau mengajak para orang tua meneruskan hingga santri hafal 30 juz. Orang tua diajak ndamel komunitas untuk jaga hafalan anak.

  • Mewarnai Menyenangkan dan Bermanfaat

    Anak – anak usia dini melakukan kegaiatan belajar sembari bermain. Mereka menangkap pengetahuan baru ketika  bermain. Salah satu kegiatan yang sangat digemari anak adalah bermain dengan warna. 

     

    Bermain warna bisa menggunakan berbagai media, bisa menggunakan cat air, pewarna makanan, spidol dan kayon. Bermain warna bisa digabung dengan kegiatan lain seperti membuat slime, plastisin atau mewarnai.

     

    Mewarnai merupakan kegiatan yang menyenangkan dan mudah dilakukan. Media dan alat yang digunakan sangat mudah didapat disekitar lingkungan anak. 

     

    Mewarnai memiliki berbagai manfaat, diantaranya :

    1. Tempat mengekspresikan diri.

    Dengan kegiatan mewarnai, anak bisa mengekspresikan perasaan yang dirasakan. 

     

    2. Meningkatkan konsentrasi

    Ketika anak mewarnai, mereka akan serius melakukan kegiatan mewarnai. Kegiatan ini dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi anak.

     

    3. Mengenal warna

    Ketika mewarnai, anak diarahkan untuk menggunakan berbagai macam warna. Ayah bunda bisa melatih anak untuk mengambil krayon dan menyebutkan warnanya.

     

    4. Melatih motorik halus

    Ketika anak memegang krayon, anak berlatih kekuatan otot jari – jari tangan yang akan bermanfaat ketika anak memasuki fase menulis.

     

    5. Melatih kesabaran

    Anak berlatih sabar ketika mewarnai, mereka harus bersabar agar hasil warnanya selesai dengan rapi

     

    Demikian beberapa manfaat kegiatan mewarnai bagi anak. Ayah bunda bisa langsung terlibat dalam kegiatan ini agar semakin terjalin komunikasi yang baik dengan anak.

     

     

    Tulungagung, 1 April 2021

    Inna Safitri, S. Pd.I

    Anak – anak usia dini melakukan kegaiatan belajar sembari bermain. Mereka menangkap pengetahuan baru ketika bermain. Salah satu kegiatan yang sangat digemari anak adalah bermain dengan warna.

    Bermain warna bisa menggunakan berbagai media, bisa menggunakan cat air, pewarna makanan, spidol dan kayon. Bermain warna bisa digabung dengan kegiatan lain seperti membuat slime, plastisin atau mewarnai.

    Mewarnai merupakan kegiatan yang menyenangkan dan mudah dilakukan. Media dan alat yang digunakan sangat mudah didapat disekitar lingkungan anak.

    Mewarnai memiliki berbagai manfaat, diantaranya :
    1. Tempat mengekspresikan diri.
    Dengan kegiatan mewarnai, anak bisa mengekspresikan perasaan yang dirasakan.

    2. Meningkatkan konsentrasi
    Ketika anak mewarnai, mereka akan serius melakukan kegiatan mewarnai. Kegiatan ini dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi anak.

    3. Mengenal warna
    Ketika mewarnai, anak diarahkan untuk menggunakan berbagai macam warna. Ayah bunda bisa melatih anak untuk mengambil krayon dan menyebutkan warnanya.

    4. Melatih motorik halus
    Ketika anak memegang krayon, anak berlatih kekuatan otot jari – jari tangan yang akan bermanfaat ketika anak memasuki fase menulis.

    5. Melatih kesabaran
    Anak berlatih sabar ketika mewarnai, mereka harus bersabar agar hasil warnanya selesai dengan rapi

    Demikian beberapa manfaat kegiatan mewarnai bagi anak. Ayah bunda bisa langsung terlibat dalam kegiatan ini agar semakin terjalin komunikasi yang baik dengan anak.

    Tulungagung, 1 April 2021
    Inna Safitri, S. Pd.I

  • Mengenalkan Ibadah Puasa Romadhon Sejak Usia Dini

     

    Sebentar lagi kita akan menyongsong bulan suci Romadhon yang mulia. Bulan dimana semua amal dilipat gandakan, bulan penuh kasih sayang dan ampunan dari Alloh SWT.

    Betapa agungnya bulan Romadhon ini sehingga sangat disayangkan apabila anak – anak kita tercinta yang kelak akan menjadi penolong kita ini tidak mengenal bulan yang agung ini. Dan salah satu ibadah yang wajib dilaksanakan ketikan bulan Romadhon adalah berpuasa.

    Mengenalkan ibadah puasa di bulan romadhon merupakan tugas bagi orang tua sebagai wujud tanggung jawab agar ketika anak sudah sampai dimasa baligh mereka sudah terbiasa dalam menjalankan ibadah puasa.

    Memang tidak mudah mengenalkan anak untuk melakukan ibadah puasa. Anak – anak perlu diberi stimultan agar mereka semangat dan menikmati ibadah puasa tersebut sehingga terbentuk pribadi yang taat dalam menjalani ibadah.

    Bebepa tips yang bisa dilakukan orang tua dalam mengenalkan ibadah puasa kepada anak usia dini adalah :
    1. Memberikan teladan.
    Anak – anak adalah peniru ulung, mereka belajar daei menirukan apa yanh dilakukan orang tuanya. Jasi salah satu hal yang bisa dilakukan adalah memberikan teladan kepada anak tentang adab berpuasa, tata cara puasa dan hal – hal yang bisa membatalkan puasa.

    2. Puasa secara bertahap.
    Mengajarkan puasa secara bertahap sesuai kemampuan anak bermanfaat agar kondisi anak. Bisa dimulai dengan puasa sampau dhuhur, berlanjut lagi sedikit demi sedikit sampai anak – anak bisa puasa penuh.

    3. Siapkan makanan buka puasa kesukaan anak.
    Menyiapakan makanan kesukaan anak sebagai reward karena kesabaran anak dalam menjalankan puasa

    4. Ngabuburit
    Mengajak anak – anak untuk jalan – jalan sore atau melakukan kegiatan bermain yang menyenangkan sambil menunggu waktu berbuka bisa membuat anak merasa bahagia dan bersemangat menahan lapar dan haus saat berpuasa.

    Beberapa tips di atas bisa dicoba untuk mengenalkan ibadah pusa di bulan romadhon. Berikan apresiasi bagi anak – anak yang berpuasa terlepas berapa jam dan berapa hari mereka mampu menjalankan puasa. Semoga bermanfaat.

     

    Inna Safitri
    Tulungagung, 16 Maret 2021

  • TK AL AZHAAR TETAP EKSIS SELAMA PANDEMI

    Sudah satu tahun masa pandemi menyelimuti dan mewarnai kehidupan manusia di segala aspek kehidupan. Tidak ketinggalan dalam bidang pendidikan sehingga sampai saat ini pembelajaran belum terlaksana secara maksimal. berbagai upaya telah dilakukan dengan berbagai macam kecanggihan teknologi yang ada saat ini, namun untuk jenjang Usia Dini masih belum tersentuh secara maksimal.

    Banyak faktor yang mempengaruhi terhambatnya pembelajaran berbasis teknologi untuk jenjang ini, diantaranya :
    1. Lokasi yang tidak terjangkau sinyal
    2. Perangkat yang belum memadai
    3. Beberapa orang tua yang memutuskan karena kondisi yang tetap seperti sekarang menjadikan mereka enggan untuk mendaftarkan anaknya masuk jenjang usia dini,
    Dan kemungkinan masih banyak kendala sehingga hal ini meruoakan tantangan bagi jenjang PAUD.

    TK Islam Al Azhaar Tulungagung selalu mengikuti arahan dan petunjuk dari pemerintah dalam melaksanakan pembelajaran di masa pandemi ini. Untuk memaksimalkan kemampuan anak dalam enam bidang pengembangan yaitu Nilai agama dan moral, sosial emosional, kognitif, bahasa, fisik motorik dan seni diusahakan berbagai upaya dengan menggunakan IT dan berbagai kegiatan yang termodifikasi.

    Alhamdulilllah, hasil yang dicapai sampai saat ini sebagai mana visi dan misi TK Islam Al Azhaar yang mengedepankan pembelajaran AL Qur’an telah menuntaskan :
    – 15% dari 170 santri mampu menuntaskan Tahfidz Tabarok juz 29 – 30 (level 2)
    – 25% santri mampu menuntaskan Tahfidz tabarok Juz 30 (level 1)
    – 35 % santri tuntas Yanbu’a (Metode Cepat Membaca Al Qur’an) jilid 4 – 6
    Prestasi yang lain tidak ketinggalan dalam mengikuti perlombaan antar TK secara virtual baik tingkat kabupaten maupun provinsi.

    Kompetensi guru selalu ter update baik dalam bidang penguasaan IT maupun empat kompetensi guru yaitu, Pedagogik, Kepribadian, Profesional, Sosial dan Enterprenure. 

    Menyongsong tahun ajaran baru 2021 / 2022 sekaligus harapan kita Tulungagung menuju zona hijau dan harapan sekolah dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran offline seperti sedia kala, TK Islam AL Azhaar Tulungagung sudah siap dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sebagaimana himbauan pemerintah.

    Sri Yuliani, S.Ag

    Tulungagung, 25 Maret 2021

     

     

  • Menanamkan Kedisiplinan dan Cinta Tanah Air Sejak Dini

    MENANAMKAN KEDISIPLINAN DAN CINTA TANAH AIR SEJAK DINI

    • Setiap hari Senin santri TK Islam Al Azhaar Tulungagung melaksanakan Upacara bendera yang diikuti seluruh santri . Upacara bendera dilaksanakan dengan petugas dari santri itu sendiri. Petugas upacara setiap hari Senin anaknya tidak sama, mereka bergantian untuk menjadi petugas upacara.
      Kami dari para ustadzah bertujuan memberikan bimbingan dan motivasii agar anak – anak berani tampil kedepan, berani memimpin dan bertanggung jawab atas tugas yang sudah diberikan. Selain anak – anak juga dilatih untuk mau dipimpin oleh temannya sendiri.
      Dengan pemberian tugas tersebut anak – anak juga siap untuk berlatih sebelum hari Senin melaksanakan tugasnya. Alhamdulillah anak – anak senang waktu menjadi petugas upacara , bahkan mereka berebut untuk menjadi petugas upaca bendera Senin berikutnya. Pada waktu mereka dilatih ustadzah , mereka sangat semangat dan melaksanakan dengan senang hati
      Adakalanya waktu hari besar nasional misalnya hari Guru kami dari ustadzah yang bertugas menjadi petugas upacara. Kami bertujuan untuk memberi contoh bahwa kedisplinan dan tanggung jawab itu penting dan harus siap melaksanakan.Alhamdulillaah pada waktu ustdzah yang bertugas para santri sangat senang dan memberi dukungan kepada kami.
      Selain mengajarkan kedisiplinan dan tanggung jawab kami juga mendidik santri untuk cinta tanah air sejak dini. Dengan melaksanakan upacara bendera santri dapat mengetahui warna bendera negara, lagu kebangsaan negara dan dasar negara Indonesia. Cinta tanah air penting ditanamkan sejak dini agar anak mempunyai cita-cita yang mulia untuk kemajuan bangsa dan negaranya dengan cara belajar dan berdoa dengan sungguh – sungguh.

    By Urul winarni

  • SECERCAH CAHAYA MAHKOTA DARI TABAROK DI TK ISLAM AL AZHAAR TULUNGAGUNG

    A. HARAPAN DAN FAKTA

    Harapan yang diimpikan semua keluarga muslim adalah bahagia sejak didunia hingga akhirat bersama istri atau suami yang dicinta dan anak anak yang disayang. Orang tua selalu menyematkan cita – cita  besar misi kehidipan dipundak anak keturunannya dengan iringan doa dan pinta kepada yang maha berkuasa atas segala peristiwa sepanjang masa. Dalam doanya dimalam yang kelam dimintakan kepada Robb yang maha mengabulkan segala doa dipanjatkan para orangtua sebagaimana doa Nabi Zakaria diusia senjanya. Q.S Ali Imron ayat 38. Yang artinya “ Disanalah Zakaria berdoa kepada Tuhannya . Dia Berkata : Ya Tuhanku berilah aku keturunan yang baik dari sisiMu. Sesungguhnya Engkau Maja mendengar Doa.

    Harapan dari sebuah keluarga akan menjadi fakta apabila ada usaha telah dilakukan sebagaai upaya untuk memantaskan diri dalam menyambut terkabulnya doa – doa  yang selalu dipanjatkan kepada Alloh SWT. Adapun usaha untuk mewujudkan harapan itu pastilah penuh ujian dan tantangan yang tidak ringan . Pada masa mileneal ini geaget menawarkan program permainan untuk balita yang seolah mengandung makna edukasi tetapi bila ditelisik lebih dalam ada banyak madhorot yang ditimbulkan untuk perkembangan balita. Bahkan dalam jangka panjang bisa menimbulkan efek negafif berupa fisik ataupun psikhis.

     B. SECERCAH CAHAYA QURANI

    Mendidik anak pada masa ini tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan keluarga (ayah ibu) saja untuk mewujudkan cita – cita  keluarga . Ada beberapa faktor yang harus disiapkan untuk mendukung proses perkembangan anak . Diantaranya lingkungan (teman) yang hal ini bisa ditemukan dirumah dan disekolah. Teman dirumah bisa dikontrol oleh orangtua langsung. Adapun teman disekolah dikontrol guru. Oleh karenanya orang tua harus benar – benar  memilah dan kemudian memilih sekolah yang mendukung misi sebuah keluarga.

    Alhamdulillah TK Islam Al Azhaar Tulungagung memberikan secercah harapan cahaya Qurani yang menawarkan harapan masa depan anak yang gemilang berpondasi akhlak Qurani. Sejak dini menjadikan Al Quran sebagai dasar bangunan karakter dan pengetahuan yang akan dibangum pada masa perkembangan berikutnya. Kelak mereka akam tampil di panggung kehidupan sebagai pemimpin yang berjiwa Qurani, menampakkan karakter Qurani dalam kehidupannya.

    Sejak Usia balita belajar membaca dan menghafal Al Quran kelak usia mudanya berkarya dan berjaya dengan ilmu dan amal yang sholeh dengan bimbingan Al Quran yang diterjemahkan dalam akhlak Rosululloh SAW. Dengan bergabung bersama di TK Islam Al Azhaar Tulungagung balita akan mendapatkan teman sebaya yang sangat dibutuhkan dalam perkembangan fisik , sosial dan emosionalnya. Lebih dari itu mereka menemukan teman sebaya untuk bermain dan belajar dalam pengawasan guru yang mengarahkan membimbing dan membantu serta mendampingi perkembangan mereka . Terlebih TK Islam Al Azhaar Tulungagung memiliki program khusus menghagal Al Quran di usia Emas yang menggunakan metode TABAROK yang sudah terbukti di banyak negara telah mengantarkan Balita menghafal Al Quran bersamanya. Metode tabarok sangat mengedepankan peran keluarga (orang tua) dalam keberhasilan programnya. Lembaga hanya punya peran sebesar 40% dalam keberhasilan program karena hanya sebagai fasilitator program.

    Yang sesungguhnya menjadi pelaku utama adalah keluarga. Karena 60% kesuksesan program adalah atas perannya.

    C. PROSES BERSAMA

    Jika keluarga yang jelas misinya telah menemukan patner dalam memulai pendidikan balita di Tk Islam Al Azhaar maka untuk keberhasilannya mewajibkan adanya usaha bersama dan kerjasama yang saling menguatkan dan saling melengkapi dalam proses pendidikan agar apa yang diharapkan bisa berubah jadi fakta. Sekolah sebagai lingkungan kedua setelah rumah mengambil peran penting dalam mewujudkan cita – cita  keluarga yang dibawa dari rumah. Karena disekolah anak lebih bersemangat berproses dalam pendidikan karena mereka menemukan teman sebaya yang bisa memacu semangat belajar dan berlomba dalam kebaikan. sangat bermanfaat juga dalam perkembangan emosional dan sosial serta kepribadiannya. Jika Peran utama orang tua mendampingi anak dirumah dijalankan sesuai prosedur yang telah ditentukan bersama guru disekolah sebagai fasilitator program, maka Insyaallah target bisa dicapai dengan baik.

    Program menghafal alquran dengan metode Tabarok terdiri satu paket menghafal Alquran yang terbagii 7 level pembelajaran yang masing masing mempunyi pembagian jam pelajaran sebagai berikut:

       LEVEL

      JAM MINIMAL

                                          MATERI

    1

    180

    Juzamma dan huruf  berharokat

    2

    300

    Juz  29   dan  belajar  membaca

    3

    300

    Al  Baqoroh  dan  Ali  Imron

    4

    300

    An  Nisa  sampai  Al  Anfaal

    5

    300

    At  Taubah  sampai  Thoha

    6

    300

    Al  Anbiya  sampai  Fathir

    7

    300

    Yasiin  sampai  At  Tahrim

    Adapun target :  Menghafal Al Quran di Tk Islam Al Al Azhaar Tulungagung mengambil target TABAROK level 1,  2 dan 3. Untuk  level  4,  5,  6 dan  7 dilanjutkan pada jenjang berikutnya (Sd)

     

    D. ISTIQOMAH SEPANJANG MASA

    Pendidikan di TK Islam Al Azhaar Tulungagung terbatas oleh waktu hanya dua tahun saja. Selanjutnya kembali kepada keluarga untuk memilih jenjang pendidikan berikutnya yang dapat memberikan jaminan untuk tetap mengistiqomahkan apa yang telah dibangun oleh keluarga bersama jenjang pendidikan di TK Islam Al Azhaar Tulungagung selama 2 tahun berlalu. Oleh karenanya pilihan Sekolah Dasar harus benar – benar  diperhatikan agar proses yang telah berjalan selama 2 tahun tidak hilang ditelan masa.

    Selama 2 tahun di TK Islam Al Azhaar Tulungagung anak menghafal Al Quran dengan target tabarok level 1 sampai 3. Maka seyogyanya orang tua melanjutkan level 4 sampai 7 dijenjang Sd nya. Dengan demikian Insyalloh kelas 3 Sekolah Dasar anak sudah menyesaikan 7 level ditambah level tatsbit (penguatan hafalan). Yang artinya anak telah menyelesaikan hafalan Alqurannya 30 juz

    E. DAMBAAN SEMUA KELUARGA

    Alangkah indahnya keluarga yang memiliki anak kelas 3 SD (usia 10 ) telah memiliki hafalan 30 juz yang lekat pada dirinya. Terbayang pahala yang selalu mengalir untuk kedua orang tuanya pada setiap saat bibirnya melantunkan ayat suci yang telah menyatu dengan darah dagingnya. Tentunya hal ini juga akan menjadikan anak terbimbing seluruh perkembangan fisik dan mental serta segala ilmu pengetahuannya. Kelakpun orangtua akan sangat bahagia dihadapan Robbnya.

    Diriwayatkan dari Abu Huroiroh Ra, Bahwasanya Rosululloh Saw bersabda; yang artinya; “ Pada hari qiyamat Al Quran akan datang kemudian berkata; Wahai Robb berikan dia pakaian . Maka dipakaikanlah kepadanya mahkota kemuliaan . Kemudian Al Quran berkata lagi Wahai Robb tambahkanlah kepadanya . Maka dipakaikanlah kepadanya pakaian kemuliaan . Kemudian berkata lagi wahai Robb ridhoilah dia . Akhirnya diapun diridhoi , kemudian dikatakan kepada Ahli Al Quran “ Bacalah dan naiklah, niscaya akan ditambahkan kepadamu satu pahala kebaikan pada setiap ayat. “ (HR . At Tirmidi )

     

    Siti Sholikhah, 23 November 2020

  • PONDOK ROMADHON CERIA DI TK ISLAM AL AZHAAR TULUNGAGUNG

    Romadhon telah tiba, kami semua sangat senang menyambutnya termasuk anak-anak TK Islam Al Azhaar Tulungagung. Pondok Romadhon merupakan kegiatan yang diselenggarakan pada waktu bulan puasa yang berisi dengan berbagai bentuk kegiatan keagamaan, seperti sholat tarawih berjamaah, tadarus Al Quran, latihan Sholat Id dan kegiatan menarik lainnya.

    Kegiatan ini merupakan Agenda Tahunan yang dilakukan TK Islam Al Azhaar Tulungagung selama 2 hari 1 malam, yang diikuti secara penuh oleh peserta didik TK B. Hal ini biasanya sangat ditunggu – tunggu  oleh anak – anak  karena bisa bermalam di sekolahan bersama teman – teman  dan ustadzahnya, tentunya anak akan mendapatkan hal – hal  atau nilai – nilai  religious serta menjadikan mereka suatu pengalaman yang tidak terlupakan.

    Apakah tujuan pondok romadhon sampai bermalam di sekolahan untuk anak-anak ?

    1. Untuk melatih kemandirian dan kedisiplinan anak dalam melaksanakan setiap kegiatan yang diadakan.
    2. Untuk menumbuhkan sikap kerja sama dan saling membantu diantara teman.
    3. Untuk memberikan pemahaman yang baik tentang pentingnya menghidupkan hari-hari dan malam-malam romadhon dengan kegiatan yang positif.

    Perlengkapan yang perlu dibawa selama pondok romadhon :

    1. Baju ganti, yang perempuan membawa jilbab dan yang laki-laki membawa kopyah dan Mukena
    1. Perlengkapan tidur (kasur, bantal, guling, selimut)
    2. Handuk
    3. Perlengkapan mandi.

    Kegiatan apa saja yang dilakukan selama pondok Romadhon?

    Waktu pagi hari anak-anak baris-berbaris dengan berhitung menggunakan bahasa Jawa, bahasa Arab dan bahasa Inggris kemudian dilanjutkan dengan menghafalkan Asmaul Husna besertaartinya.

    Setelah baris-berbaris ananda diajak untuk menghafalkan suroh – suroh  pendek juz 30, lalu mengaji Yanbua (jilid) sesuai dengan capaiannya.

    Kegiatan yang dilakukan sangatlah menyenangkan karena disetiap kegiatan akan diberi reward bagi anak – anak  yang aktif (mengikutinya). Sehingga semua berlomba – lomba  untuk mendapatkannya.

    Santri TK Islam Al Azhaar Tulungagung juga dilatih untuk berpuasa, ada yang berpuasa siang hari bahkan juga ada yang sampai maghrib, bagi mereka yang berpuasa siang hari, ketika waktu dhuhur tiba semua berbuka bersama, setelah itu semua tidur siang.

    Bangun tidur, semua anak mandi sore kemudian Sholat Ashar dilanjutkan kegiatan BCM (Belajar Cerita  Menyanyi) sampai menjelang maghrib.

    Adzan maghrib berkumandang semua santri dan ustadzah bukber bersama dan dilanjutkan dengan sholat maghrib berjama’ah. Sambil menunggu waktu Isya’ tiba ananda makan tajil bersama ortu yang sedang mengunjunginya. Waktu berkunjung sudah selesai kemudian mereka melanjutkan kegiatan sholat Isya’ dan tarawih, selepas itu mereka istirahat dan tidur malam.

    Keesokan harinya mereka dibangunkan untuk sahur bersama yang dilanjutkan sholat, subuh dan senam lalu jalan-jalan di sekitar TK. Mereka sangat senang mengikuti semua kegiatan yang diadakan.

    Semoga kita senantiasa menjadi orang dan pribadi yang baik dan lebih baik sehingga diberi kesempatan untuk bertemu bulan Romadhon berikutnya…. Amiin… Wallohu a’lam.

     

    Mamik Istifadah, 20 November 2020

  • TK ISLAM AL AZHAAR TULUNGAGUNG BERKUNJUNG KE KAMPUNG SUSU DINASTY (KSD)

              

    TK Alazhaar sch.id. TK Islam Al Azhaar Tulungagung berkunjung ke Kampung Susu Dinasty (KSD). Sebagai Kegiatan Puncak Tema Pekerjaan, pada hari kamis  tanggal 13 Pebruari 2020 santri Kelompok A diajak berkunjung ke Kampung Susu Dinasty yang berlokasi di Desa Sidem Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung.

    Dengan menaiki lima ELF rombongan santri TK Islam Al Azhaar Tulungagung berangkat menuju ke Kampung Susu Dinasty. Di sepanjang perjalanan para santri terlihat sangat senang. Setelah 30 menit perjalanan akhirnya rombongan sampai di tempat tujuan. Sampai disana kami disambut dengan ramah oleh Tim Edukasi Kampung Susu Dinasty.

    Kampung Susu Dinasty (KSD) adalah peternakan sapi perah yang membuka layanan belajar dan rekreasi untuk pelajar dan umum. Ada beberapa macam tiket yang ditawarkan. Ada tiket rekreasi biasa dan ada juga paket edukasi disana. Untuk tiket rekreasi pengunjung bisa melihat-lihat keindahan KSD, binatang-binatang dan wahana yang ada serta bisa menikmati hasil olahan susu hasil peternakan KSD. Kalau paket edukasi, pengunjung bisa mengikuti kegiatan-kegiatan yang telah disiapkan oleh Tim Edukasi KSD sesuai paket yang diambil. Paket edukasi itu sendiri terdiri dari beberapa jenis paket dengan harga dan kegiatan yang bervariasi. Pengunjung tinggal pilih paket yang mana yang diinginkan.

    Di Kampung Susu Dinasty selain peternakan sapi juga ada binatang lain seperti kuda, kelinci, ikan dan lain-lain. Bagi yang menginginkan naik kuda juga difasilitasi disana. Tim Edukasi KSD telah menyiapkan beberapa kegiatan. Pada kegiatan awal anak-anak diajak berkenalan dengan Tim Pemandu Edukasi dan  pengenalan sekilas tentang peternakan di KSD. Kegiatan selanjutnya anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok dengan tujuan agar pembelajaran ke anak lebih fokus. Untuk pemanasan anak-anak diajak  senam bersama. Kemudian diajak praktek langsung memberi makan sapi, memerah susu, praktek cara mengolah susu, mengenal pembuatan biogas dan manfaatnya, menangkap ikan, memberi makan kelinci, dan praktek menjadi dokter cilik. Kemudian anak-anak diajak menikmati hasil olahan susu. Anak-anak sangat senang diajak praktek langsung tentang bagaimana pekerjaan seorang peternak sapi perah.

    Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan anak-anak bisa lebih memahami pekerjaan peternak sapi perah, mengenal macam-macam binatang ciptaan Allah dan manfaatnya, serta mensyukuri nikmat Allah.

     

    Winarsih, 19  November  2020

  • Berkebun bersama Anak

    Selama pandemi berlangsung kegiatan yang bisa dilakukan selama dirumah saja sangatlah terbatas. Tidak dapat dipungkiri karena terlalu lama dirumah dan hnya melakukan kegiatan yang itu – itu saja membuat kita merasa stress dan lelah.

    Apalagi anak – anak anak yang belajar dari rumah pasti mengalami kejenuhan dengan tugas – tugas sekolah yang menumpuk. Kalau sudah seperti ini pasti anak – anak akan menghabiskan lebih banyak waktu dengan gadget.

    Alternatif kegiatan selama pandemi yang bisa dilakukan bersama anak dan bisa dilakukan selama di rumah saja adalah berkebun. Berkebun memang sedang menjadi trend saat ini. Tapi jangan lupa, ayah bunda tetap bisa mengajak ananda untuk berkebun bersama.

    Banyak manfaat ketika ayah bunda mengajak anak – anak untuk berkebun bersama, antara lain :

    1. Melatih kemampuan sensori anak

    Ketika berkebun, anak – anak akan belajar mengenal berbagai macam jenis paralatan, mengenal jenis – jenis tanaman. Dengan berkebun anak – anak juga melatih motorik kasar dan halus.

    1. Menumbuhkan rasa cinta lingkungan

    Dengan berkebun, ayah bunda bisa mengenalkan kepada anak untuk mencintai lingkungan. Membersihakan dan merawat lingkungan agar selalu tampak asri dan nyaman. Anak – anak akan belajar bahwa lingkungan yang bersih akan membuat anak – anak nyaman dan segar sehingga akan tumbuh rasa mencintai lingkungan.

    1. Melatih kesabaran

    Berkebun adalah kegiatan yang bisa melatih anak untuk bersabar dan menghargai proses. Anak – anak harus berlatih sabar ketika menunggu biji yang mereka tanam bisa tumbuh dan berbunga.

    1. Menguatkan ikatan anatara anak dan orang tua

    Saat berkebun bersama dengan anak, ayah bunda bisa menibgkatkan kualitas hubungan dengan mereka. Ayah bunda bisa saling mengobrol dan bercerita bersama anak – anak. Ikatan antara orang tua dan anak yang semakin kuat dapat menumbuhkan rasa percaya diri anak dan rasa nyaman ketika bercerit bersana ayah bunda.

    Demikian tadi manfaat kegiatan berkebun bersama dengan anak. Ayah bunda bisa melakukan hoby berkebun dan tetap melibatkan anak – anak bersama. Selamat berkebun ayah bunda…

     

     

     

    Inna Safiti, 19 Nofember 2020